Diduga Selisih Paham, Suami Di Hu,u Membacok Isteri Hingga Tewas

- Redaksi

Minggu, 8 September 2024 - 12:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dompu, NTB, CNN Indonesia.id – Tragedi berdarah terulang kembali terjadi di Desa Adu Kecamatan Hu,u Kabupaten Dompu. Insiden yang memilukan ini menimpa seorang Ibu Rumah Tangga inisial RA (31) harus kehilangan nyawa di tangan suaminya sendiri ES (37) di rumahnya di Dusun Woro, Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.

Peristiwa naas ini terjadi begitu cepat, hingga membuat warga di sekitar lokasi kejadian panik dan geger. Tak lama kemudian Kapolsek hingga Anggota Piket untuk terjun segera ke tempat kejadian perkara.

Atas kejadian tersebut anggota Kepolisian sektor Hu,u di bantu warga setempat melarikan korban ke Rumah sakit terdekat namun nyawa korban tak tertolong lagi, pada Jum’at (6/9/2024) sekira pukul 20.00 Wita.

Kapolsek Hu’u, Ipda Samsul Rizal yang baru beberapa hari menjabat ketika dimintai keterangannya mengaku kaget dan mengungkapkan bahwa peristiwa yang menimpa korban di luar dugaan warga setempat.

“Menurut keterangan saksi via Kapolsek Hu,u,sekitar pukul 19.45 Wita terduga pelaku tiba di TKP menggunakan sepeda motor yang agak buru-buru dan langsung masuk kedalam rumah,” ungkap Kapolsek.

Lanjutnya, selang sekitar 15 menit kemudian saksi mendengar suara teriakan Korban dari dalam rumah sebanyak 3 Kali dan atas teriakan tersebut saksi mendatangi TKP. Kemudian sebelum saksi tiba, terduga pelaku keluar dari dalam rumah sambil memegang sebilah parang pergi meninggalkan TKP menggunakan Sepeda Motor.

Ditambahkannya, saat saksi kembali masuk kedalam rumah dengan tujuan meliat Korban dan setiba di dalam rumah, Saksi mendapati Korban tergeletak di lantai dapur rumahnya dengan berlumuran darah dan atas kejadian tersebut sehingga saksi berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Baca Juga:  Tutup Rakor Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan, Wamen Ossy Tekankan Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Berantas Mafia Tanah

Selanjutnya saksi bersama warga yang datang langsung melarikan korban ke PKM Rasabou.

“Tak mampu di tangani medis di PKM Rasabou, korban dilarikan ke RSUD Dompu hingga akhirnya sekitar 22.30 wita, Korban di nyatakan Meninggal Dunia oleh pihak rumah sakit,” jelas Kapolsek.

Atas kejadian Pembacokan tersebut mengakibatkan Korban mengalami Luka pada bagian Telapak Tangan Kiri putus serta 3 jari tangan kiri putus, 2 Jari tangan kanan hampir putus, 2 Luka robek bagian punggung kanan dan leher bagian belakang persis di bawah telinga sebelah kanan.

Sementara itu, sekitar Pukul 20.00 wita Terduga Pelaku mendatangi Mako Polsek Hu’u dalam rangka mengamakan dan menyerahkan diri.

Kemudian sekitar pukul 20.15 wita Kapolsek bersama Ps. Kanit Reskrim Aipda M. Sarifudin membawa terduga Pelaku menuju Mako Polres Dompu.

Ditanya mengenai motif, Kapolsek menambahkan bahwa pelaku nekad melakukan Penganiayaan pembacokan terhadap korban dikarenakan adanya selisih paham terkait rencana panen tembakau.

“Terduga Pelaku dan Korban bercekcok mulut sehingga Korban mengeluarkan bahasa kasar dan mengusir Terduga Pelaku sehingga membuat Terduga Pelaku kelap mata dan membacok istrinya,” beber Kapolsek.

Berdasarkan informasi dari keluarga korban bahwa Almarhumah rencananya akan dimakamkan pada hari Sabtu tanggal 07 September 2024 sekitar pukul 13.00 wita bertempat di TPU Desa Adu Kecamatan Hu,u dan pasca kejadian berdarah tersebut situasi di TKP untuk sementara aman dan terkendali, pungkas Kapolsek Hu,u melalui Kasi humas Polres Dompu. Jurnalis, Rdw/ddo.

Berita Terkait

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba
Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah
PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026
Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi
Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina
Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy
Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar
Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:38

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:12

Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:10

PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:14

Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:02

Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:14

Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika

Berita Terbaru