Terima Sertipikat dari Menteri AHY, Warga Lumajang Berharap Program PTSL Terus Berlanjut

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2024 - 04:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya,CNN Indonesia.id – Warga asal Kabupaten Lumajang, Joko Santoso (57) baru saja menerima sertipikat tanahnya dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Selasa (08/10/2024). Bukan hanya bangga, ia juga merasa puas karena sudah ikut program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mempercepat dirinya memiliki sertipikat tanah.

“Saya senang, bangga, dan berterima kasih kepada Pemerintahan Kabupaten Lumajang, Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur yang telah membantu, dan Bapak AHY khususnya selaku Menteri ATR/Kepala BPN. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden Joko Widodo, mudah-mudahan program ini bisa dilanjutkan oleh presiden yang akan datang,” ucap Joko Santoso di Gedung Negara Grahadi Jawa Timur, Kota Surabaya yang jadi lokasi penyerahan sertipikat.

Baginya, program PTSL memberikan banyak kemudahan dan dengan kemudahan itu, membuat waktu pembuatan sertipikat menjadi cepat. “Gampang, cukup saya itu hanya menyerahkan fotokopi KTP, KK, dan SPBT saya ajukan ke Pokmas Desa setempat dan diproses langsung,” cerita Joko Santoso.

Baca Juga:  Komandan Satuan Polisi Militer TNI Angkatan Udara Lanud Soewondo Beserta Jajaran Melaksanakan Jum'at Berkah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

“Alhamdulillah sudah jadi dan sudah saya terima sertipikatnya. Kami juga hanya dikenai biaya untuk meterai yang kami beli sendiri dan ongkos membuat patok sendiri,” tambah pria yang berprofesi sebagai petani ini.

Tidak hanya bernilai menjadi kepastian hukum, sertipikat tanah juga dapat dimanfaatkan sebagai akses modal ke lembaga keuangan formal. Saat ditanya mengenai rencananya dalam memanfaatkan sertipikat, Joko Santoso mengaku akan digunakan sewaktu-waktu jika dirinya membutuhkan modal untuk bertani.

“Kalau memang nantinya kami butuh modal ke depan yang jelas kami buat usaha pertanian karena kami bercocok tanam, kami berladang di sana, untuk menanam cabai merah, cabai keriting, ini sangat bisa saya jadikan modal. Makanya, saya senang sekali, bangga, yang jelas ke depannya saya punya modal,” pungkas Joko Santoso.

(LS/PHAL)Humas Kantor BPN Jepara

 

Berita Terkait

KM 12 Muara Pertemuan ‘Makan Korban’, Jalan Berlumpur Diduga Akibat Aktivitas Galian C Proyek Jembatan Aek Batahan
DPRD Tanimbar Sahkan Tiga Perda, Adat Tanimbar Dilindungi Investasipun Dipacu
Bupati Tanimbar Ricky Jauwerissa Tekankan Kebersamaan Bangun Daerah Saat Buka Puasa Bersama
Pemuda Intelektual Aceh Muhammad Adam Terpilih Aklamasi Pimpin Forum Alumni UIN Sultanah Nahrasyiah
BKPRMI Bukittinggi Berbagi 150 Paket Takjil di Simpang Kangkuang
Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu Buka Pertandingan Futsal pada HUT ke-27 Kabupaten Toba
Rapat Paripurna Dalam Rangka Ulang Tahun Kabupaten Toba ke 27
Kabar Mundurnya 6 Kepala OPD Menggema di Tengah Perayaan HUT Madina
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:48

KM 12 Muara Pertemuan ‘Makan Korban’, Jalan Berlumpur Diduga Akibat Aktivitas Galian C Proyek Jembatan Aek Batahan

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:41

DPRD Tanimbar Sahkan Tiga Perda, Adat Tanimbar Dilindungi Investasipun Dipacu

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:16

Bupati Tanimbar Ricky Jauwerissa Tekankan Kebersamaan Bangun Daerah Saat Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 15:31

Pemuda Intelektual Aceh Muhammad Adam Terpilih Aklamasi Pimpin Forum Alumni UIN Sultanah Nahrasyiah

Senin, 9 Maret 2026 - 14:17

BKPRMI Bukittinggi Berbagi 150 Paket Takjil di Simpang Kangkuang

Senin, 9 Maret 2026 - 08:10

Rapat Paripurna Dalam Rangka Ulang Tahun Kabupaten Toba ke 27

Senin, 9 Maret 2026 - 08:07

Kabar Mundurnya 6 Kepala OPD Menggema di Tengah Perayaan HUT Madina

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:17

Satgasus BAI Desak APH Audit Dana Desa Meunasah Keutapang

Berita Terbaru