Kabar Gembira! Insyaallah, Masjid Raya Tantaman Baru Bakal Dibangun di Area Seluas 0,5 Hektar

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 00:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGAM, CNN Indonesia.id – Warga Tantaman, Kenagarian Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akan segera memiliki masjid raya baru.

Seremonial Peletakan Batu Pertama Masjid Raya Tantaman akan dilakukan oleh Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, hari ini, Kamis (24/4/2025).

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Raya Tantaman (Purn.) TNI Jenderal Saipul Sulun Dt. Rajo Bandaro didampingi Wakil Jamalluddin, ST, MT Dt. Putiah, mengatakan, peletakan batu pertama juga diisi dengan kegiatan Tabligh Akbar bersama Buya H. Solsafad, A.Md, S.Pd.I, M.Ag.

Sementara, Sekretaris Panitia, Hendrizal Dt. Sati, mengatakan, pemindahan lokasi dan pembangunan baru Masjid Raya Tantaman dilatarbelakangi beberapa faktor, diantaranya karena konstruksi bangunan yang sudah tidak memadai.

“Masjid yang lama itu dibangun 1927 dan masih beratap ijuk. Lalu pada tahun 1939 dibangun dengan bangunan yang berbentuk sekarang dengan batu kapur dan atap seng,” kata H.Dt. Sati menjelaskan, sambil menambahkan bahwa sampai sekarang masjid Raya Tantaman masih berdiri.

“Dari luar memang tampak masih kokoh, tapi secara konstruksi mungkin demi keamanan jamaah ini sudah tidak memungkinkan lagi,” ungkap H.Dt. Sati.

Bertambahnya jumlah penduduk dan jamaah juga menjadi alasan, sehingga luas area masjid dirasa sudah sempit, termasuk area parkirnya yang sudah tidak memadai dengan kendaraan jamaah yang datang beribadah. “Bangunan masjid yang sekarang ini kan dekat ke sungai yang semakin lama semakin tergerus arus sungai sehingga juga sudah patut untuk dipindahkan,” kata H.Dt. Sati.

Musyawarah bersama masyarakat akhirnya memutuskan untuk memindahkan dan membangun baru masjid dengan lokasi masih di dekat masjid yang lama.

Baca Juga:  Serahkan Sertipikat Tanah Elektronik di Jawa Timur, Menteri AHY: Sertipikasi Elektronik Cegah Terjadinya Pungli

Di tempat terpisah, Bendahara Panitia Pembangunan Masjid Raya Tantaman, Asrizal Dt. Bandaro didampingi Pengawas Proyek, Eliyusman, SH, MH Dt. Muncak mengatakan, bangunan masjid yang baru direncanakan dibangun seluas setengah hektar dengan perkiraan total biaya Rp5,5 miliar.

“Dana awal telah tersedia sebanyak lebih kurang Rp2 miliar. Kekurangannya pihak panitia akan menggalang donasi di kampung dan perantauan maupun dari hamba-hamba Allah dimana saja berada,” kata A.Dt. Bandaro dan E.Dt. Muncak seirama.

Humas Panitia Pembangunan Masjid Raya Tantaman, Yasril, STP., menjelaskan bahwa, pemindahan dan pembangunan baru Masjid Raya Tantaman tak lepas dari sokongan atau bantuan dari sesepuh warga. “Beliau tokoh nasional yaitu Purnawirawan TNI Jenderal Saipul Sulun Datuk Rajo Bandaro, yang sampai saat ini di usia senja beliau masih tetap memikirkan kampung halaman,” kata Yasril.

Mewakili warga, Yasril menyebutkan bahwa warga Tantaman, Kenagarian Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan sangat berterima kasih atas dedikasi Inyiak Datuk Rajo Bandaro memikirkan kampung halaman. “Dan itu pun jadi motivasi bagi kami untuk bersama-sama dengan umat untuk membangun rumah ibadah yang layak, yang nyaman bagi jamaah untuk beribadah,” ungkap Yasril sambil menambahkan bahwa untuk pembangunan masjid tersebut, Datuk Rajo Bandaro mewakafkan sebagian tanah orang tua seluas lebih kurang 1.500 meter dan ditambah yang dibeli seluas 1.600 meter.

Panitia bersama warga berharap Masjid Raya Tantaman dapat selesai dibangun paling cepat dalam 12 bulan, dan paling lama 2 tahun atau 24 bulan. “Semoga kedepannya berjalan lancar dan diridhoi oleh Allah, SWT,” kata Humas Yasril mengakhiri. (**Wahyu Skb..)

Berita Terkait

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Berita Terbaru