Alat Berat Keruk Habis Logam Emas di Gunung Botak Aparat Keamanan dan Pemprov Maluku Bungkam

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru, Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id – Tambang Emas Ilegal Gunung Botak yang berada di Dusun Wapsalit Desa Dava Kecamatan Waelata Kab Buru Prov Maluku seolah dibiarkan begitu saja oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Telah terjadi berbagai musibah yang merekrut banyak korban yang nota bene adalah warga negara Indonesia dan tercatat sebagai penduduk Kab Buru Prov Maluku , namun hal ini tidak mendapat respon baik dari Daerah maupun Pemerintah Pusat.

Seolah Mayat yang tertimpa musibah dan meninggal dunia akibat dari perjuangam mereka untuk mengais hidup guna menghidupi keluarga mereka nilai nyawanya dimata Pemerintah seperti sampah yang mengotori halaman istana negara yang harus dibuang dan dikuburkan.

Marak dan menjamur serta bebas berbagai obat beracun yang mengancam nyawa semua mahluk hidup dan lingkungan di areal Gubung Botak dan sekitarnya sampai saat ini tidak ada peringatan keras ataupun sangksi yang tegas dari Aparat Kemananan maupun Pengambil Kebijakan di daerah Pengahasil Minyak Kayu Putih ini.

Padahal kegiatan penambangan ilegal ini termasuk tindak pidana yang diatur dalam pasal 158 UU Minerba yang pelakunya bisa dipidana paling lama 5 tahun penjara.

Baca Juga:  Aktivis Desak Kapolda Aceh Usut Proyek Mangkrak dan Dugaan KKN di Aceh Timur

Tapi sayangnya UU Minerba itu , tidak dipergunakan oleh Aparat ataupun Pempus dan Daerah untuk menghentikan kegiatan tambang tanpa izin tersebut.

Yang lebih parah dan memperburuk serta merusak lingkungan dihadirkan sejumlah alat berat untuk mengeruk pasir guna mengumpulkan material emas didalamnya.

Saat ditanya ke operator alat beratnya , dia katakan kalau alat itu milik salah satu koperasi yang bernama Koperasi PT. Namun dia sendiri tidak dapat menunjukan dokumen ataupun bukti lain dari koperasi yang dimaksud.

” Kalau mau informasinya silahkan ke kantor kami di Bandar Angin Dusun Sehe Kec Namlea Desa Namlea , ” ungkapnya yang tidak mau menyebut namanya sendiri.

Namun setelah ditelusuri ternyata Koperasi yang dimaksud diketuai oleh seseorang yang bernama Helena .

Koperasi PT ini diduga mengoperasikan 5 ( lima ) buah alat berat yang terdiri dari 2 ( buah ) buah Loder dan 3 ( tiga ) dam truck serta terindikasi Koperasinya masih Ilegal , Senin 28 / 04 / 25

BF

Berita Terkait

Kapolsek Lingga Bayu Salurkan Santunan Sembako kepada Lansia di Desa Bonca Bayuon
Wabup Tanimbar Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Publik Minta Dugaan Pungli di Puskesmas Peureulak Segera Diusut
“Hanya Orang yang berani gagal, dapat Meraih Keberhasilan Besar”
Masyarakat Mendukung Penindakan Gakkum Lalu lintas Polresta Bukittinggi, Tidak Ada Pungli
Membangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kawasan Timur Indonesia
Fathil FC Patiluban Hilir Tampil Perkasa! Taklukkan Baringin Jaya 2-0 dan Sabet Gelar Juara Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimcam dan Pelajar Lingga Bayu Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:11

Kapolsek Lingga Bayu Salurkan Santunan Sembako kepada Lansia di Desa Bonca Bayuon

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:13

Wabup Tanimbar Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:07

Publik Minta Dugaan Pungli di Puskesmas Peureulak Segera Diusut

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:59

“Hanya Orang yang berani gagal, dapat Meraih Keberhasilan Besar”

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:43

Masyarakat Mendukung Penindakan Gakkum Lalu lintas Polresta Bukittinggi, Tidak Ada Pungli

Senin, 1 Juni 2026 - 07:07

Fathil FC Patiluban Hilir Tampil Perkasa! Taklukkan Baringin Jaya 2-0 dan Sabet Gelar Juara Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:12

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimcam dan Pelajar Lingga Bayu Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:39

Anak Sikolah Radjo Baralek Gadang, Alumni SMAN 2 Bukittinggi Peringati 170 Tahun Sekolah

Berita Terbaru