Munculnya Usaha Ternak Ayam Pedaging di Wilayah Kecamatan Secanggang Membuat Resah Warga

- Redaksi

Minggu, 11 Mei 2025 - 03:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat, Sumut, CNN Indonesia.id – Ternyata kandang ternak Ayam Pedaging di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Sumatra Utara cukup banyak, hampir di semua desa ada warga usaha ternak ayam Pedaging, tapi sayangnya para pengusahanya bukan warga setempat, melainkan rata-rata warga dari Medan buka usaha di Kecamatan Secanggang, Sedangkan warga asli Kecamatan Secanggang hanya terkena imbas dan dampaknya saja seperti aroma bau busuk dan lalat yang menyebar di mana-mana yang membuat resah warga dan para usaha warung yang berjualan makanan dan minuman.

Warga asli Kecamatan Secanggang yang turut berusaha ternak ayam tersebut hanya beberapa orang saja selebihnya rata-rata dari Medan, Dan dalam hal usaha yang dapat menimbulkan wabah penyakit serta dapat meresahkan warga, kenapa tidak diatur oleh Undang-Undang Hukum perijinannya, Meskipun ayam tersebut termasuk kebutuhan pokok bagi masyarakat, tapi sistem pemeliharaan dan pengembanganya harus di atur oleh UU, Sehingga para pengusaha tidak semrawut sistem berternaknya, dan radiusnya harus jauh dari pemukiman warga.

Akhirnya warga atau pribumi setempat hanya mendapat imbas dan dampaknya saja, apalagi pembuatan kandangnya di lingkungan pemukiman warga, Meskipun pihak dinas yang terkait sudah selalu turun me ninjau lokasi kandang, namun tidak ada solusi yang terbaik yang menghasilkan untuk membuat warga aman, nyaman dan tentram, Oleh karenanya masyarakat Kecamatan Secanggang minta kepada Bupati Langkat Bapak H.Syah Afandin.SH agar mengeluarkan Perbubnya tentang bangunan kandang ternak ayam agar tidak timbul aroma busuk dan lalat yang meresahkan warga.

Baca Juga:  Tim Jatanras Polres Dompu Gerak Cepat Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual Di Desa Bara

Yang sudah terlacak oleh awak media atas kandang tersebut yang sudah produksi di antaranya desa Kepala Sungai, desa Pantai Gading, desa Tanjung Ibus, desa Kebun Kelapa, desa Sungai Ular, Kelurahan Hinai Kiri, Meskipun usaha kandang ternak ayam Pedaging itu sebagian di perlengkapi Dengan peralatan Blowerl lain dan sebagainya, Namun se waktu-waktu tetap menimbulkan aroma bau tak sedap yang mengganggu kenyamanan dan ketentraman warga.

Untuk menghindari agar pihak pengusaha jangan merajalela mencemari polusii lingkungan warga, Diminta Bupati Langkat Bapak H. syah Afandin segera membuat Per-Bub dan sanksi yang menguatkan baik titik lokasi maupun pencegahan tidak baunya aroma tak sedap dan lalat yang dapat mencemari lingkungan dan rumah-rumah warga, Memang timbulmya aroma tak sedap itu bila arah angin menerpa kerumah warga, tapi selalu timbul aromanya.

Sampai saat ini sebagian pengusaha masih terus mengembangkan usahanya dan membesarkan kandangnya, seakan tidak memperdulikan keluhan warga lingkungan yang dengan sesuka hatinya terus, Untuk di desa Kepala Sungai dan Kelurahan Hinai Kiri sudah sejak lama berproduksi kandang-kandang tersebut, hingga warga tidak bisa berbuat apa-apa lagi hanya merasakan kenyataan pahit saja untuk menyimpan makanan pun rapi kurang rapi karena lalat yang terus menyebar di mana-mana.
(Ms.Lim)

Berita Terkait

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi
Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!
Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 05:20

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Kamis, 30 April 2026 - 23:21

Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima

Kamis, 30 April 2026 - 14:10

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Berita Terbaru