Tokoh Muda Zakaria: Penyelesaian Konflik Agraria Harus Jadi Prioritas di Aceh Timur

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 01:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Dalam sebuah audiensi dengan Bupati dan DPRK Aceh Timur, penyelesaian konflik agraria menjadi sorotan utama. Tokoh muda Banda Alam dan salah satu jubir Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GRAM), Zakaria atau yang akrab disapa Jaka, mengungkapkan beberapa persoalan yang menyangkut isu konflik agraria antara masyarakat dengan perusahaan, Rabu 17/9.

Jaka menekankan pentingnya pemerintah membentuk Tim Khusus untuk mengukur ulang beberapa Hak Guna Usaha (HGU) yang ada di Aceh Timur, khususnya di Banda Alam. Ia menilai banyak klaim janggal yang dilakukan oleh pihak perusahaan, membuat rakyat resah dan terancam terusir dari tanah garapan yang telah mereka duduki.

“Kita berharap Bupati Aceh Timur segera menyelesaikan konflik lahan antara warga dan perusahaan agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan akibat klaim-klaim yang tidak mendasar,” tegas Jaka. Ia juga meminta agar perusahaan-perusahaan yang tidak memberikan kontribusi bagi rakyat tidak diizinkan beroperasi di Aceh Timur, khususnya di Banda Alam.

Baca Juga:  Mewaspadai Dua Asumsi Besar Dalam Pilgubsu

Bupati dan DPRK Aceh Timur menyambut baik aspirasi tersebut. “Terkait persoalan pengukuran ulang HGU yang ada di Aceh Timur, kita akan tindaklanjuti sesuai dengan harapan Gubernur. Jika benar ada perusahaan yang melanggar, segera kita surati Bupati agar segera diselesaikan,” ungkapnya. Dengan demikian, diharapkan konflik agraria di Aceh Timur dapat segera diselesaikan dan masyarakat dapat merasa lega mengolah lahan di atas hak mereka.

(Rasyidin)

Berita Terkait

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Berita Terbaru