Padang Pariaman, CNN Indonesia.id -Khitaan Massal Gratis untuk 1000 anak yang diadakan Puskemas Ampalu Nagari Lureh Nan Panjang Kec.7 Koto Sungai Sariak Padang Pariaman, acara hkitanan gratis untuk wilayah se Padang Pariaman pada tahun 2026 yang di adakan oleh Dinas Kesehatan Padang Pariaman berkerjasama dengan BASNAS Padang Pariaman dan PKK Kabupaten Padang Pariaman. acara ini di sponsor oleh H.Sagi (Azwar Wahid) dan Hj. RKY Yusneti Yossio Ismail Waihid.13/2/2026
Tujuan acara khinan masal gratis ini guna meringankan beban para orang tua dan bagi masyarakat yang kurang mampu dan bagi anak sudah siap untuk di khitan, Kepala Puskesmas Ampalu drg. Diana Angraini menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kegiatan bakti sosial berupa sunatan masal gratis bagi anak-anak di wilayah kerjanya,
Juga terima kasih kepada yang sudah mensukseskan acara ini dan dukungan.
“Kegiatan ini dapat membantu meringankan beban para orang tua. Alhamdulillah, kegiatan sunatan massal ini berjalan lancar, total diikuti sebanyak 40 anak di setiap Puskemas se Padang Pariaman ujarnya,
Kapus Ampalu menjelaskan, sunat juga merupakan kewajiban bagi umat Islam dan penting untuk kesehatan. Sehingga, sunatan massal ini tentunya sangat bermanfaat dan membantu bagi yang membutuhkan.
“Saya berharap kegiatan kolaborasi ini dapat diadakan secara berkelanjutan,” terangnya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak yang telah mengikuti sunatan masal agar menjadi anak yang soleh, berbakti kepada orang tua, masyarakat, bangsa dan negara serta lebih rajin beribadah.juga belajar.
“Sunatan massal hari ini dilakukan di dalam Pelayanan Kesehatan Puskemas Ampalu yang dilakukan oleh puluhan petugas dan Dokter
sunatan massal ini tidak hanya sekadar tindakan medis, tapi juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan dan warga untuk menunjukkan kepedulian kepada sesama dalam mendukung nilai budaya dan religius yang kuat.
Sementara itu, salah seorang warga Samsudin Lareh Nan Panjang merasa senang dan menyampaikan terima kasih atas kegiatan sunatan massal gratis tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu dirinya dan masyarakat lainnya yang kurang mampu, terlebih biaya sunat di klinik cukup mahal.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada pemerintah, anak saya bernama Alfa Risky Ramadan sudah disunat. Semoga sehat dan menjadi anak yang soleh,” tandasnya.
(arnkoto)
















