Tim Peduli Alam dan Manusia Mapia Berlayar Menuju Timika, Membela Tanah Leluhur Papua

- Redaksi

Sabtu, 21 September 2024 - 10:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika, CNN Indonesia id
Ketua Tim Peduli Alam dan Manusia Mapia, Musa Boma Mapiha, memimpin rombongan menuju Timika, kota yang dijuluki “Kota Dolar,” dengan tekad bulat untuk mencapai agenda penting pada 21 September 2024. Perjalanan laut yang menantang dari Poronggo menuju Timika, melintasi perairan selatan Papua, tak menyurutkan semangat mereka.

“Seyakin-yakinnya,” ujar Musa Boma Mapiha, “perjalanan kami akan aman dan terkendali hingga sampai di pelabuhan Paumako Timika.” Keyakinan ini terpancar dari raut wajah para anggota tim, yang siap berjuang untuk Tanah Leluhur Papua.

Tim Peduli Alam dan Manusia Mapia, yang terdiri dari para pejuang lingkungan dan pembela hak asasi manusia, mengajak seluruh rakyat Mapia untuk mendukung perjuangan mereka. “Kami meminta kepada segenap rakyat Mapia yang terhormat mendorong kami dengan gaya dan cara kalian agar harapan bersama kami ini bisa tercapai,” kata Musa Boma Mapiha.

Keterikatan mereka dengan Tanah Leluhur Papua begitu kuat. “Karena Tanah Adat Papua merupakan kekayaan abadi dan anugrah Allah hanya kepada kita manusia Mapia dan bangsa West Papua. Hal ini tercermin dalam sejarah, asal-usul, keturunan dan warisan leluhur Papua dari ke generasi ke generasi berikut,” tegas Musa Boma Mapiha.

Baca Juga:  Wakaf Aman Bikin Umat Nyaman, Inilah Cara Daftarkan Tanah Wakaf

Mereka memahami bahwa Tanah Leluhur Papua adalah warisan berharga yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang. “Kenapa kami tim peduli alam serta Manusia mempertarukan nyawa, tenaga, pikiran dan segala sesuatu dengan tujuan selamatkan manusia serta Alam Mapia karena merupakan tanah bersejarah di atas itupulah Allah menempatkan kita berarti kita selamatkan dan hanya kita sendirilah yang menikmatinya,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Perjalanan panjang menuju Timika ini merupakan bukti nyata komitmen Tim Peduli Alam dan Manusia Mapia untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Mapia dan melestarikan Tanah Leluhur Papua. Mereka berharap, perjuangan mereka akan membuahkan hasil yang positif dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat Mapia dan Tanah Leluhur Papua,tutup musa boma.

Berita Terkait

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!
Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:03

Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi

Kamis, 30 April 2026 - 14:10

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Kamis, 30 April 2026 - 09:58

PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum

Berita Terbaru